Ringkasan Global Riset Media Sosial 2016


Oleh Dave Chaffey 

Kompilasi Statistik media sosial terbaru berdasarkan penerimaan dan pola konsumsi para pengguna.
Jaringan media sosial sekarang ini terbilang begitu mapan. Saat ini ada Lima Besar jaringan sosial inti yang paling populer yang tidak berubah dari tahun ke tahun. 

Tapi, situs media sosial paling populer memiliki variasi yang lebar terhadap tingkat penggunaan di tiap-tiap negara sesuai dengan demografinya. 

Jadi jika ingin menargetkan pemirsa tertentu, kita harus benar-benar memahami perbedaan-perbedaan dalam popularitas tiap-tiap jaringan sosial. 

Ketika kita berusaha membandingkan jaringan media sosial untuk mengetahui mana media sosial yang paling populer dan yang terbaik,  untuk mengetahuinya kita perlu meninjau mereka dari jumlah akun yang aktif, bukan hanya fokus pada jumlah total akun pengguna. 

Beberapa jaringan media sosial juga tumbuh lebih cepat, sementara beberapa yang lain mengalami penurunan.


Statistik media sosial terbaru 2016


Data interaksi media sosial ini berdasarkan penelitian oleh Trackmaven. Penyajiannya merujuk pada jawaban atas beberapa pertanyaan kunci para pemasar.

Jawaban ini akan menjadi pertimbangan ketika pengguna akan memutuskan ke mana mereka akan menginventasikan waktu mereka di media sosial.


1. Apa sih jaringan media sosial paling populer di dunia?


Riset dari Statista menyatakan media sosial Facebook menduduki ranking teratas. Ini tidak akan mengejutkan siapa pun! Dengan lebih dari 1,59 miliar pengguna aktif, facebook menguasai 18% pangsa pasar, 7% lebih tinggi daripada pesaing terdekatnya. Saat ini Facebook memiliki WhatsApp.

Posisi berikutnya diduduki QQ (9%). WeChat (8%) populer di China dan Qzone (7%). Semuanya memiliki lebih dari 600 juta pengguna aktif. 

Sementara media sosial yang disukai di dunia barat terdapat Tumblr (6%), Instagram (4%) dan Twitter (4%).



2. Media sosial apa yang berkembang paling cepat?

Setiap pemasar memiliki waktu yang terbatas untuk melakukan kegiatan pemasaran di media sosial. Akibatnya, kita perlu menentukan fokus kerja pada media sosial yang tepat. 

Kompilasi dari Statista menunjukkan bagaimana pertumbuhan Twitter jauh tertinggal di belakang dibanding Facebook, WhatsApp dan WeChat yang populer di Cina. 



3.  Media Sosial Apa yang Interaksi Dua Arahnya (Engagment) paling kuat

Faktor lain yang menentukan di dunia pemasaran dalam media sosial adalah keterlibatan pemirsa atau pembaca. Di sini kita akan melihat lagi bagaimana Facebook mendominasi. 

Data dari panel konsumen AS comScore  juga menunjukkan facebook unggul dari jumlah waktu yang digunakan pengguna dalam berinteraksi di laman sosial media mereka.

Grafik dari Comscore di atas menunjukkan keterlibatan dalam hal waktu yang dihabiskan pada platform versus jangkauan antara demografi milenium. 

Ini menarik untuk melihat seberapa efektif Facebook mendominasi, tetapi juga menarik untuk melihat seberapa baik Snapchat dari sisi pemakaian bulanan per pengunjung.


Dominasi Facebook benar-benar luar biasa. Tidak hanya mengambil posisi teratas, platform lain milik Facebook juga menduduki ranking 2 dan 3. Facebook Messenger memiliki penetrasi hingga 47%i, sementara Instagram (yang juga dimiliki oleh Facebook) menduduki posisi kedua untuk interaksi keterlibatan pengguna.

4. Bagaimana Perbedaan Tingkat Interaksi di media sosial


TrackMaven menganalisis 51 juta posting dari 40.000 perusahaan yang berbeda yang berasal dari lebih kurang 130 industri dalam membangun jaringan sosial untuk mencapai keterlibatan terbesar per follower.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram benar-benar mendominasi ketika diukur tingkat interaksinya per 1.000 pengikut. 

Dalam kenyataannya itu jauh lebih tinggi dari saluran lainnya. Dua grafik juga disertakan untuk menunjukkan perbedaan tingkat interaksi antara Facebook, LinkedIn dan Twitter!


Saat ini sebagian besar orang cenderung untuk memasukkan konten lebih banyak, sementara Twitter tidak memiliki algoritma yang kompleks dan hanya berfungsi memposting ke bagian kecil dari penonton. 

Seperti yang kita lihat, Instagram mendominasi. Semebtara di jaringan medsos lain, Facebook memiliki keunggulan yang cukup besar dibandingkan Twitter dan LinkedIn.

Ini telah mengubah posisi Twitter yang sebelumnya mampu menjadi pemadam kebakaran, saat ini tidak begitu ampuh. 

Sekarang ini perusahaan ingin lebih banyak mendistribusikan konten dan ingin lebih sering didengar saat terjadi badai serangan. Hal ini mengakibatkan twitter memiliki keterlibatan yang lebih rendah per postingnya. 

5. Bagaimana tingkat penggunaan Media Sosial secara global?


Mari kita soroti ringkasan global dari media sosial dan statistik mobile yang dipublikasi oleh WeAreSocial Singapura, terutama yang diekstrak dari data mitra mereka global Web Index (GWI). 5. Bagaimana tingkat penggunaan Media Sosial secara global?

Penelitian dilakukan secara triwulanan, yang masing-masing memiliki ukuran sampel global lebih dari 40.000 pengguna internet. Untuk statistik pada penggunaan jaringan sosial dan pertumbuhan disarankan merujuk pada global Web Index (GWI) sebagai salah satu sumber penelitian yang paling dapat diandalkan dari sisi statistik media sosial untuk membandingkan penggunaan konsumen dan keterlibatan seluruh jaringan sosial yang berbeda. 

Banyak program penelitian media sosial lainnya tidak lagi aktif. Meskipun global WebIndex adalah layanan berlangganan berbayar, blog mereka memberikan wawasan yang berguna pada perilaku konsumen digital dan Global Web Index Slideshare memberikan ringkasan tingkat atas terbaru yang kita berbagi kemudian di kompilasi ini.

Setiap tahun, WeAreSocial memeprbaharui ringkasan global statistik mereka secara besar-besaran sehingga bisa memberikan beberapa wawasan besar ke dalam dunia media sosial. Ini adalah bahan download yang berguna dan berharga untuk presentasi. 

Ini menjadi sangat menarik karena sejauh ini beberapa negara menjadi divergen dalam hal penggunaan media sosial. Yang mengejutkan adalah bahwa negara-negara Barat benar-benar tertinggal jauh di belakang di tingkat adopsi.


Pertumbuhan tahunan media sosial terus berlanjut, terutama di jumlah pengguna media sosial melalui mobile phone yang naik hingga 17% tahun lalu.



Kawasan Asia-Pasifik adalah yang paling banyak mendorong pertumbuhan ini. Di Asia Pasifik tingkat penggunaan internet makin tinggi dan jumlah pengguna media sosial yang aktif meningkat 14% pada tahun sebelumnya.



Ketika melihat jumlah pengguna internet dunia, Kawasan Asia Timur dan Asia Selatan menjadi wilayah pasar yang cukup penting di tingkat global. 

Era Digital menawarkan peluang baru untuk menjangkau orang-orang di sana, meskipun seperti biasa perbedaan budaya merupakan tantangan yang cukup besar bagi para pemasar internasional.


Laporan lengkap terkait media sosial yang berisi sejumlah besar data di 537 slide bisa dilihat di link yang ada di bawah. 

Laporan itu menyediakan data spesifik per negara hampir sebagian besar negara di dunia. Kita bisa memeriksa slide dari negara-negara di pasar inti yang akan disasar untuk mendapatkan ide yang lebih baik dari keadaan saat ini. 

Khususnya terkait akan menggunakan media sosial apa di daerah yang akan menjadi target beroperasi.

http://www.slideshare.net/wearesocialsg/digital-in-2016

Adopsi Media Sosial Amerika Serikat (AS)


Spesialis teknologi konsumen AS mengadopsi Pew Research Center yang merilis sejumlah data baru dari media sosial di AS pada tanggal 8 Oktober 2015 yang menunjukkan tren media sosial terbaru.

Data itu juga menunjukkan seberapa jauh media sosial telah meresap masyarakat. Kita bisa melihat data dari 10 tahun terakhir, bagaimana meroketnya grafik dari media sosial.

Sepuluh tahun yang lalu hanya 7% dari populasi Amerika Serikat yang menggunakan satu atau lebih situs jejaring sosial. Sekarang angka itu telah meningkat hampir sepuluh kali lipat, menjadi 65%. Dari mereka yang menggunakan internet sebagian besar, atau sekitar  76% adalah pengguna media sosial di Amerika saat ini.


Media sosial telah tumbuh secara besar-besaran, dan pertumbuhan sekarang mulai masuk di level yang tinggi. Menariknya segmen umur 65 tahun ke atas menjadi salah satu yang mendorong pertumbuhan media sosial. 

Sementara di kelompok usia lainnya, media sosial tumbuh ke level tinggi dan penggunaan hampir tidak tumbuh lagi semua jenjangnya. 

Sedangkan di kelompok umur antara  50 tahun - 63 tahun, penggunaan media soial tidak meningkat sejak 2013.


Popularitas Jaringan Media Sosial Berdasarkan Negara


Empat jaringan media sosial utama yang paling populer berada di Indonesia, Filipina, Meksiko dan India. 

Sementara Brasil berada di atas 10 besar untuk masing-masing jenis media sosial dengan tingkat signifikan penggunaan lebih tinggi dari AS, Inggris dan negara-negara Eropa.


Penggunaan jaringan media sosial berdasarkan Demografis yang berbeda


Grafik ini secara sangat mencolok memperlihatkan  kesamaan penggunaan di seluruh kelompok usia yang berbeda. 

Hal ini menunjukkan bahwa jaringan sosial sekarang pada tahap kematangan di mana mereka memberikan peluang untuk mencapai semua kelompok usia dan jenis kelamin. 

Pengecualian untuk ini adalah Instagram dan Tumblr yang jelas populer dengan kelompok usia yang lebih muda.

Sumber: ngelmu.com
Share on Google Plus

About INFOdetik

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment