Warkop Reborn, Penonton Tertipu: Trailernya Sopan, Filmnya Penuh Pesan Pornografi


Oleh : Dudun Purbakala 


Hari ini saya nonton film Warkop Reborn di Plaza Cibubur, Bekasi, mengajak istri serta kedua anak saya Aliya (9 tahun) dan Nurul (5 tahun). Bayangan saya Warkop ini akan berbeda dengan  Warkop asli tahun 1980-an yang diisi banyolan kocak serta menampilkan gadis-gadis seksi. 

Saya lihat trailer film ini di youtube begitu sopan sehingga ketika anak -anak ingin ikut menonton, saya iyakan saja. Tapi trailer yang disuguhkan itu ternyata menipu, karena adegan cewek seksi  tak ditampilkan, Jika di trailer itu ada adegan cewek seksi pasti disumpahi tujuh belas setan pun saya tidak akan menonton film itu.  

Saya sadar film itu adalah konsumsi untuk usia 13 tahun ke atas, tapi masak nonton film Komedi sendiri atau hanya sama istri KAN NGGAK SERU, sementara anak-anak yang sudah merengek-rengek nggak diajak. Begitu adegan Nikita Mirzani dengan busana seksinya sedang syahdu dengan Ence Bagus, saya merasa berdosa mengajak anak-anak nonton.  

Ini adegan yang tidak pantas bagi anak-anak, ditambah dengan celutukan-celutUkan nakal Kasino dan iindro yang melihat perabotan wanita . Sungguh sangat naif untuk diketahui anak kecil yang ingin melihat hiburan, tapi malah dirusak oleh "kedewasaan"  Flm ini menjadi sangat tidak direkomendasikan karena sepanjang film selalu ada bumbu jokes PORNOGRAFI, seperti adegan menyodok pantat yang terjadi dua kali. 

Pertama dialami oleh Dono (diperankan oleh Abimana) saat sedang berusaha membantu anak-anak mengambil bola di atas pohon. Alih alih berhasil, Dono malah disodok pantatnya oleh ibu-ibu yang berada di bawah. Alat menyodok pantatnya menggunakan kayu. 

Kedua, saat Dono menggunakan sedang di kantor, Dono disodok pantatnya oleh Boss Chips. Selain itu banyaknya pemeran perempuan yang memakai baju minim terdapat film ini, seperti Nikita Mirzani. Nikita Mirzani berperan sebagai perempuan bayaran Boss Chips dalam film ini. Nikita menggunakan baju sangat minim sampai terlihat belahan dada dan pahanya secara jelas. 

Selanjutnya adegan yang dilakukan Nikita yaitu mengelus paha dan hal tersebut mengarah kepada perilaku seksual. Ini juga merupakan alasan kenapa film ini tidak direkomendasikan. Pemeran Sopphie yang merupakan anggota Chips juga mengenakan pakaian seragam yang pas di badan dengan keadaan kancing terbuka di bagian dada. 

Bukankah terlalu naif kalau tidak mengakui film ini mengarah ke penjualan konten pornografi? Sederet konten yang mengarah kepada pornografi masih terdapat dalam film ini diantaranya dua asisten rumah tanggal Pak De Slamet yang menggunakan pakaian kebaya tetapi terlihat belahan dada dan pahanya. 

Kira-kira apa ya maksud pembuat film ini memasukkan adegan yang terus menerus menjurus ke adegan pornografi? Disamping adegan vulgar diatas, saya menyoroti cerita film ini tidak jelas. Ketika Chips ditugaskan untuk mengatasi masalah namun kehadirannya malah menimbulkan masalah dengan ending mereka harus membayar denda Rp 8 miliar. 

Namun film ini tidak selesai karena ketika mereka sedang berusaha mencari "harta karun" di negeri jiran  dan diakhiri adegan ditutup di bandara Malaysia ketika mencari tas yang tertukar. Nampaknya sutradara yakin film ini akan laku karena berani membuat sekuel kedua dengan melabeli warkop reborn jangkrik bos part 1.  

Kalau dhitung ngakaknya memang film ini pecah, karena beberapa hal, pertama karakter Dono yang diperankan Abimana sangat kuat dengan gig i palsunya. Dono dengan keluguannya adalah pangkal kelucuan Warkop, sementara Vino masih berusaha menjadi Kasino meski kadang-kadang karakter Vinonya muncul. 

Sedangkan Tora tak bisa lepas dari topeng pribadinya dan hanya menjadi bayang-bayang Indro. kelucuan yang paling kelihatan dengan melihat tren kekinian dimasukan seperti tulisan genit yang sering ditulis di belakang truk luar kota dan sebagainya.

Lepas dari kekurangan dan kelebihan, terbukti film ini laris dan spekltakuler karena mampu menembus 3 juta penonton dalam 7 hari. Kesuksesan film dengan biaya produksi diperkirakan mencapai Rp 10 miliar ini tak lepas dari budaya nostalgia yang melekat di hati masyarakat Indonesia. 

Bisa di amati dari film Ada apa cinta yang juga laku keras karena faktor nostalgia dan tentu saja dengan bintang yang sama. Film ini berani menggelontorkan biaya promosi yang jor-joran. yang menurut sebuah sumber  yakni Rp 15miliar yang melebihi biaya produksi untuk masuk ke program teve prime time dengan melakukan kampanye blocking dalam acara misalnya di ajang SUCA Indosiar.  

Pastinya film bergenre komedi akan selalu mendapat tempat di hati pemirsa Indonesia yang jenuh dengan hal-hal yang mengerutkan dahi. Orang Indonesia butuh hiburan, dan industri film Indonesia tahun 2016 ini bergeliat keras dengan adanya 10 film yang menembus 1 juta penonton. 

Namun ada baiknya produser dalam membuat film tidak hanya mengejar uang semata, tapi juga memberi edukasi melalui pesan-pesan moral yang baik pada masyarakat. Semoga film nasional bisa memberi sumbangsih untuk peningkatan karakter bangsa dan menjadi tuan di rumah sendiri. 
Share on Google Plus

About INFOdetik

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment