Mahasiswa Tangerang Tuntut Presiden Membuat Kebijakan yang Pro Rakyat


INFOdetik.com - Setelah Kamis lalu (12/1) ribuan mahasiswa dari aliansi BEM Seluruh Indonesia turun aksi di berbagai daerah, pada hari ini Jum'at (13/01) mahasiswa Tangerang kembali turun menyampaikan aspirasinya.

Mahasiswa yang berasal dari kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syukriyyah menuju Tugu Adipura sebagai titik kumpul aksi sore ini.

Para mahasiswa memperingatkan pemerintah terkait berbagai kebijakan di awal tahun 2017 yang tidak pro rakyat dan dianggap akan menyengsarakan rakyat Indonesia. 

sektor-sektor krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak mengalami kenaikan diantaranya harga cabai yang meroket tajam, kenaikan Tarif Dasar Listrik yang kian mencengkram masyarakat kecil,  Tenaga kerja asing yang membludak yang membuat nasib pribumi justru terpinggirkan dalam mencari sesuap nasi, serta tidak stabilnya harga bahan bakar minyak di produksi nasional.


Dalam rilisnya, mahasiswa yang berkampus di Cipondoh ini menyampaikan beberapa tuntutan pada pemerintah :
1. Meminta Pemerintah mengkaji ulang PP . No 60 tahun 2016 tentang PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)
2. Kembalikan subsidi untuk rakyat
3. Stabilkan harga sembako
4. Menghentikan liberalisasi tenaga kerja asing

Mahasiswa berharap para memimpin mendengar aspirasi mereka, mereka juga berharap para pemimpin pro rakyat dan dengan hati nurani kemanusiaan mereka mau mengkaji ulang keputusan-keputusan yang merugikan rakyat.

"Kami ingin negeri ini adil, rakyat menangis, kami tagih janji pemerintah", tegas salah satu mahasiswa dalam orasinya.
Share on Google Plus

About INFOdetik

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment