Email Dibobol Hacker, Beckham Ketahuan Menolak Beramal dan Pamrih


INFOdetik.com - Mantan pemain sepakbola dunia, David Beckham sedang mendapatkan sorotan publik. Beckham menjadi korban dari peretasan email pribadi. Perbincangannya dengan seorang agen bernama Simon Oliveira pun terbongkar.
Dilansir Solopos.com dari The Sun, Senin (6/2/2017), isi e-mail yang disebarkan oleh peretas tersebut bermuatan pernyataan negatif Beckham selama kariernya sebagai duta di UNICEF. Para peretas yang belum teridentifikasi sukses membobol email pribadi David Beckham yang berisi informasi memalukan. Para peretas itu bahkan kabarnya sempat memeras sang megabintang sebesar 1 juta Poundsterling atau di kisaran Rp16,6 miliar.
Peretas tersebut membobol sistem komputer agen olahraga yang dijalankan Public Relation Beckham, Simon Oliviera. Menurut sumber terkait, para hacker itu meminta uang tebusan 1 juta Poundsterling dan berjanji tidak akan membuka email tersebut. Jika permintaan dikabulkan, mereka akan menghapusnya.
Namun permintaan itu ditolak sehingga akhirnya, seluruh email yang dibobol pun dipajang di website Football Leaks. Antara lain menampilkan email Beckham yang mengindikasikan dia melakukan aksi kemanusiaan dengan pamrih mendapat gelar Ksatria dari Kerajaan Inggris.
“Para hacker itu mengatakan mereka memiliki semua informasi tersebut dan kalian harus membayar. Sederhana saja, itu adalah blackmail,” sebut sebuah sumber yang dikutip Mirror, Senin (6/2/2017). “Investigasinya sedang berjalan di balik layar. Hack tersebut sebenarnya tidak menargetkan Beckham sama sekali, namun ia ikut kena,” tambah sumber tersebut.
Salah satu informasi yang memalukan dari peretasan tersebut ialah pernyataan Beckham yang tak mau memberikan sumbangan untuk program amal. “Saya tidak ingin melakukannya [menyumbang] dan saya tak ingin melakukannya dengan uang saya sendiri,” demikian isi email yang memalukan bagi Beckham.
Email tersebut juga mengindikasikan Beckham sangat ngebet ingin mendapat gelar Sir David dan untuk itu, memanfaatkan aktivitas kemanusiaannya untuk mendapatkannya. Ketika usahanya menemui kegagalan, Beckham pun marah-marah.
Beckham sebagai Duta Unicef dikatakan pernah meminta tiket kelas bisnis seharga puluhan juta rupiah untuk menghadiri sebuah event di Asia. Padahal sponsornya sudah menyediakan jet pribadi sehingga tiket itu terbuang percuma.
Kemudian saat diminta memberikan uang senilai USD1 juta pada acara Unicef di Shanghai, ia juga tidak rela. “Aku tidak ingin menyerahkan uang pribadiku untuk ini. Uang itu milikku,” sebut Beckham dalam email yang disertai sumpah serapahnya.
Beckham yang menerima gelar OBE dari kerajaan Inggris di 2003 kemudian mencak-mencak lagi karena gagal mendapatkan gelar Sir pada tahun 2013. Ia menyatakan panitia yang memberikan gelar tersebut memalukan.
Share on Google Plus

About INFOdetik

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment