PKS : Pidato Viktor Menjijikan dan Provokatif


INFODETIK.com - Presiden PKS Sohibul Imam mengkritik pidato Ketua Fraksi NasDem Viktor Laiskodat yang menjadi viral di jejaring facebook dan menyebutnya sebagai pidato menjijikkan karena bernada provokatif.

"Jika video itu benar, tentu sangat disayangkan seorang elite nasional membuat pernyataan menjijikkan, provokatif, dan permusuhan dan fitnah," ujar Sohibul dikutip dari detikcom, Jumat (4/8/2017). 

Sohibul meminta Viktor untuk diproses hukum. Bahkan, Sohibul menyarankan Ketua Umum NasDem Surya Paloh segera mencopot Viktor dari seluruh posisi yang dijabat di NasDem

"Ini harus diproses secara hukum dan etika dengan hukuman yang berat. Bahkan, lebih dari pantas jika pimpinan partainya (Bang Surya Paloh) segera mencopot dan memberhentikan Viktor dari segala jabatan publik yang disandangnya," katanya.

Sementara itu rekan sejawat Viktor di DPP NAsdem justru memberikan pembelaan terkait ucapan provokatif Viktor. 

"Substansi pernyataan tersebut adalah bahwa kami mendukung Pancasila dan UUD 45, menolak setiap usaha untuk menentang apalagi mengganti Pancasila dan UUD 45 dengan ideologi dan konstitusi lain termasuk ideologi khilafah yang ditengarai dipahami dan didukung oleh ormas tertentu. Jika ada parpol dan atau ormas yang anti-Pancasila dan UUD 45, maka tidak layak didukung dan bahkan tidak layak berada di Indonesia," kata Ketua DPP NasDem Johnny G Plate.

NasDem menyebut bahwa penolakan terhadap Perppu Ormas berarti menantang keberadaan Pancasila dan UUD 1945 sebagai ideologi dan konstitusi Indonesia. Hal itu dianggap berbahaya. 

Menindaklanjuti video provokatif ini, partai partai yang di sebut Viktor mengambil langkah serius. Siang ini PKS melaporkan viktor ke Bareskrim Polri dengan penanggung jawab bidang hukum DPP Al Muzzamil Yusuf.
Share on Google Plus

About INFOdetik

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment