JAKARTA — Perjalanan Commuter Line relasi Bogor–Jakarta Kota sempat mengalami gangguan pada Kamis, 20 Agustus 2026. Gangguan terjadi setelah salah satu rangkaian kereta tertemper orang di lintas Cawang–Tebet.
KAI Commuter menjelaskan bahwa Commuter Line nomor 1183 mengalami kejadian tersebut yang berdampak pada sistem pengereman. Untuk mengurangi dampak keterlambatan, perjalanan KRL Bogor kemudian diatur menggunakan satu jalur pada sebagian lintasan.
Akibat kejadian tersebut, 10 perjalanan Commuter Line Bogor mengalami keterlambatan lebih dari satu jam, sementara dua perjalanan dibatalkan. Gangguan tersebut juga membuat kepadatan penumpang meningkat di sejumlah stasiun.
Untuk membantu masyarakat yang terdampak, Transjakarta mengoperasikan armada bantuan pada sejumlah rute, termasuk rute D11 dan 4B. Langkah tersebut dilakukan sebagai transportasi pendukung selama terjadi gangguan perjalanan KRL.
KAI Commuter kemudian melakukan penanganan terhadap gangguan tersebut dan perjalanan secara bertahap kembali normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan ketika berada di sekitar jalur kereta api.